Cegah Stunting, Sekretaris TP3S Bungo Ardani Imbau Orang Tua Perhatikan Pola Asuh Anak

Sekretaris TP3S Kabupaten Bungo, Ardani

SumberNews, Muara Bungo – Peran orang tua menjadi salah satu factor utama dalam pencegahan stunting. Pola asuh menjadi salah satu faktor penyebab stunting di Kabupaten Bungo. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial P2KB P3A Bungo, Ardani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Pencegahan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bungo.

Fenomena kasus stunting dewasa ini tidak hanya terjadi kepada keluarga yang kurang mampu, justru berasal dari keluarga yang tergolong mampu.

“Benar kami bahwa banyak balita dengan suspek stunting berasal dari keluarga yang berada,” ujar Ardani, Kamis (12/07/2025).

Selama ini, masyarakat umumnya beranggapan bahwa stunting terjadi karena kekurangan gizi akibat ketidakmampuan ekonomi keluarga dalam membeli bahan pangan. Namun, menurut Ardani, kenyataannya tidak selalu demikian.

“Banyak balita yang mengalami stunting bukan karena orang tuanya tidak mampu membeli makanan bergizi, melainkan karena faktor pola asuh yang kurang tepat,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, Ardani menjelaskan bahwa beberapa orang tua masih memberikan makanan mengandung bahan pengawet hanya demi membuat anak mau makan, meskipun anak enggan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Kebiasaan seperti ini dapat menyebabkan anak mengalami kekurangan gizi dalam jangka panjang dan pada akhirnya memicu stunting. “Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak dan fungsi metabolisme anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, stunting memiliki konsekuensi serius bagi masa depan anak. Anak yang mengalami stunting berpotensi lebih mudah terserang penyakit tidak menular ketika dewasa, seperti obesitas, penyakit jantung, serta hipertensi. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup mereka di kemudian hari.

Ardani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo terus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak masa pranikah. Berbagai program pendampingan dan pemantauan intensif telah dijalankan guna memastikan calon orang tua memiliki kesiapan dan pengetahuan yang memadai dalam menjaga kesehatan keluarga.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY