Polda Jambi minta pemda keluarkan edaran larang SPBU layani pelangsir BBM subsidi

Mitigasi resiko penyesuaian BBM. (Foto: Antara)

SUMBERNEWS, JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda ) Jambi berharap pemerintah Provinsi Jambi untuk mengeluarkan  Surat Edaran (SE) kepada seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  agar tidak melayani penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada pelangsir.

“Pemerintah diharapkan mengeluarkan SE kepada seluruh pengelola SPBU untuk tidak menjual BBM bersubsidi secara langsir yang berpotensi disalahgunakan,” katanya Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo di Jambi,Senin (5/9).

Hal tersebut disampaikan Kapolda sebagai salah satu rekomendasi mitigasi resiko yang diberikan Polda Jambi terkait penanganan penyesuaian harga BBM subsidi guna pengendalian inflasi di daerah tersebut.

Polda Jambi juga berharap pemerintah daerah melalui kepala Desa atau Lurah dapat mengeluarkan surat pengantar kepada masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi . Selain itu, Kapolda meminta kepada para Kapolres dan Dandim se-Provinsi Jambi bersama Kesbangpol berkoordinasi dan audensi bersama kelompok elemen masyarakat yang menolak penyesuaian harga BBM bersubsidi.

“Jika ada unjuk rasa dari mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya agar diterima, supaya tidak ada benturan. Polri akan hadir untuk menjaga keselamatan, keamanan selama terjadinya unjuk rasa,” katanya menambahkan.

Selain itu, Kapolda Jambi juga memberi arahan agar saat unjuk rasa tetap kondusif, lakukan langkah ‘Preemtif dan Preventif’. Kata dia, langkah Preemtif dengan cara berkoordinasi dan langkah Preventif melakukan mitigasi, diharapkan dengan begitu dapat sama-sama memahami dalam rangka penanganan inflasi.

Terkait mitigasi resiko pada penyesuaian harga BBM subsidi ini, Polda Jambi juga meminta  Pemerintah Provinsi Jambi memutuskan operasi pasar dengan menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) melalui SE  kemudian melakukan kerjasama dengan Badan Pangan Nasional serta Bulog.

Kapolda menjelaskan, dengan berbagai penjelasan dan langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan oleh pemerintah, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dan berikan aspirasi yang membangun. Pada rapat ini, Kapolda Jambi juga memberikan arahan terkait langkah-langkah penanganan jika terjadi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di daerah tersebut.

“Kita jaga Jambi agar sama-sama tidak ada gejolak Kamtibmas sehingga tetap aman dan kondusif,” terangnya.

Sumber: Antara

BAGIKAN

LEAVE A REPLY