SUMBERNEWS, MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), menghadiri langsung kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar di Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (22/04). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas padi.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wakil Bupati Muaro Jambi, serta para tamu undangan lainnya. Penanaman padi secara serentak ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong swasembada pangan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi para petani saat ini.
“Perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, alat pertanian, dan ketersediaan obat-obatan masih menjadi tantangan utama para petani. Tapi dengan sinergi semua pihak, kita yakin bisa mengatasinya,” ujar Bupati Bambang Bayu Suseno.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Muaro Jambi memiliki lahan sawah seluas 5.735 hektare. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas lahan agar dapat mencukupi kebutuhan beras masyarakat.
“Harapannya, masa tanam yang semula satu kali dalam setahun bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali. Dengan benih unggul dan dukungan dari pemerintah pusat serta provinsi, hasil panen ke depan diharapkan bisa jauh lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menargetkan perluasan tanam padi di seluruh wilayah Jambi mencapai 69 ribu hektare pada tahun 2025. Ia juga mengimbau agar petani tidak mengalihkan fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan.
“Kita ingin mempertahankan lahan pertanian. Karena dari sinilah ketahanan pangan daerah kita bisa terjaga,” tegas Abdullah Sani.
Gerakan tanam padi serentak ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan, menjaga kestabilan harga beras, dan mendukung kesejahteraan petani di tengah dinamika ekonomi dan iklim yang terus berubah. (*)















