SUMBERNEWS, SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun. Upacara digelar pada Selasa (20/0) di Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun, antara lain Wakil Ketua I DPRD Cik Marleni, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, Kasi Pidum Kejari Sarolangun Susilo, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, PJ Sekda Sarolangun Ir. Dedy Hendry, serta para pimpinan OPD, ASN, dan pelajar.
Jajaran organisasi wanita juga tampak hadir, di antaranya Wakil Ketua TP PKK Ny. Ratna Shafira Nafitri Rolan dan Ketua DWP Ny. Ratna Dewi Dedy Hendry bersama para anggota.
Dalam amanatnya, Wabup Gerry membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang menekankan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya momentum seremonial, tetapi merupakan refleksi atas semangat perjuangan dan kesadaran nasional yang lahir dari sejarah panjang bangsa Indonesia.
“117 tahun yang lalu, melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini menyalakan api perubahan dan menolak ketergantungan pada kekuatan asing,” ucap Wabup saat membacakan pidato.
Pidato juga menyoroti tantangan masa kini yang jauh lebih kompleks, seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan, dan ancaman terhadap kedaulatan digital. Dalam konteks itu, Indonesia diharapkan mampu beradaptasi, memimpin perubahan, serta menjaga prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.
Pidato Menkominfo RI juga mengulas capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam 150 hari pertama. Program-program strategis telah diluncurkan, antara lain Program Makan Bergizi Gratis untuk lebih dari 3,5 juta anak Indonesia, Layanan kesehatan gratis bagi lebih dari 777 ribu masyarakat, Pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses layanan kesehatan, Pembentukan Danantara Investment Agency untuk pengelolaan kekayaan nasional, Pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital, termasuk pembangunan AI Centre of Excellence di Papua, Di bidang perlindungan anak, pemerintah juga sedang memperkuat ekosistem digital yang aman melalui penerbitan PP TUNAS (Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Pelindungan Anak di Ruang Digital).
“Kebangkitan nasional bukan semata mengenang masa lalu, tetapi komitmen untuk membangun masa depan yang berpihak pada rakyat. Dari kehidupan yang tenang, perut yang kenyang, hingga hati yang lapang,” lanjutnya.

Usai upacara, Wakil Bupati Sarolangun bersama jajaran Forkopimda melanjutkan rangkaian peringatan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sarolangun sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara. (ded)















