Bupati BBS Hadiri Peresmian Sumur Bor Program TNI Manunggal Air Redaksi3 Juni 2025

Bupati BBS Hadiri Peresmian Sumur Bor Program TNI Manunggal Air Redaksi3 Juni 2025

SUMBERNEWS, MUARO JAMBI — Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan wakilnya, Junaidi Mahir menghadiri peresmian sumur bor program Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Manunggal Air di Desa Sarang Burung Kecanatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi. Selasa (3/6).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak itu juga dihadiri oleh Gubernur Jambi, H Al Haris dan forkompimda Provinsi Jambi dan Muaro Jambi.

Hadirnya program Manunggal Air ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama air bersih layak konsumsi bagi warga.

Menurut BBS, program ini sangat dinanti oleh masyarakat, sebab wilayah ini merupakan wilayah yang sering terjadi krisis air bersih, terutama pada musim kemarau.

Menurut dia, program Manunggal Air ini merupakan program yang dinanti oleh masyarakat. Dirinya berharap agar program-program untuk masyarakat terus diluncurkan untuk Kabupaten Muaro Jambi.

“Saya sangat apresiasi program Manunggal Air ini. Terimakasih pak Kasad telah hadir di Muaro Jambi untuk meresmikan sumur bor program Tentara Manunggal Air, ” kata BBS

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut jika Air adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Oleh karena itu, melalui program ini, dirinya berharap dapat mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi warga Desa Sarang Burung.

Di Jambi, program TNI AD Manunggal Air Bersih ini tidak hanya berada di Desa Sarang Burung saja, namun juga berada di wilayah lain. Bahkan hari ini ada sejumlah wilayah yang diresmikan secara zoom.

Kegiatan ini diapresiasi oleh Gubernur Jambi Al Haris. Katanya, Jambi memang berada dialiran Sungai Batanghari, termasuk Kabupaten Muaro Jambi. Namun demikian, Air Sungai Batanghari sudah tidak layak dikonsimsi lagi sebab sudah tercemar. Pencemaran ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya akibat PETI.

Pihaknya telah berulangkali melakukan sosialisasi dan penindakan hukum kepada Pelaku PETI, namun kenyataannya sampai saat ini masih ada dan membuat Air sungai Batanghari menjadi keruh.

Keruhnya ini bukan hanya dari Jambi saja, namun kiriman dari Sumatera Barat. Oleh karena itu, dengan adanya program TNI Manunggal Air ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan air bersih bagi masyarakat.

“Terimakasih pak Kadad atas programnya. Kita siap bersinergi untuk program Manunggal Air ini, ” kata Haris.(*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY