SUMBERNEWS, BUNGO – Dalam rangka memperingati Milad ke-III, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) menggelar Tabligh Akbar yang berlangsung di halaman kampus pada Minggu (27/07). Acara ini menghadirkan pendakwah nasional, Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D (UAS).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jambi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bungo, unsur Forkopimda, Rektor UMMUBA Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed, civitas akademika UMMUBA, serta ratusan jemaah dari berbagai wilayah.

Rektor UMMUBA, Dr Renda Lestari dalam sambutannya menyampaikan bahwa tabligh akbar ini merupakan puncak perayaan Milad ke-3 UMMUBA.
“Ini adalah momen yang istimewa bagi kami untuk merefleksikan perjalanan panjang institusi ini serta merancang masa depan UMMUBA dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa UMMUBA tidak ingin merayakan milad hanya di lingkup internal kampus.
“Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kabupaten Bungo dan sekitarnya. Kehadiran Ustadz Abdul Somad merupakan bagian dari syiar dan wujud syukur kami atas perjalanan yang telah dilalui,” lanjutnya.
UMMUBA sendiri merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) yang didirikan pada tahun 2014, dan resmi bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Muara Bungo pada tahun 2022.
Saat ini, UMMUBA memiliki dua fakultas dengan total sembilan program studi dan jumlah mahasiswa mencapai 2.735 orang. Kampus ini telah terakreditasi “Baik Sekali” dan terus berkembang. Setiap tahun, mahasiswa UMMUBA juga mengikuti kegiatan KKN dan PPL internasional ke Malaysia dan Thailand.

Bupati Bungo, H. Dedy Putra, dalam sambutannya mengaku sangat terharu bisa hadir dalam tabligh akbar memperingati Milad ke-3 UMMUBA.
“Artinya UMMUBA ini sudah berusia tiga tahun sejak bertransformasi dari STKIP. Insya Allah sejalan dengan visi misi kami menjadikan Bungo sebagai pusat pendidikan wilayah barat Provinsi Jambi. Kami akan dorong seluruh perguruan tinggi di Bungo untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rencana besar untuk menjadikan Bungo sebagai pusat pendidikan dan ekonomi di wilayah barat Jambi, serta mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad mengaku sempat terkejut mengetahui ada universitas Muhammadiyah di Kabupaten Bungo.
“Biasanya Universitas Muhammadiyah itu berada di ibu kota provinsi. Tapi tadi saya tanya, kenapa ada di Muara Bungo? Kata Pak Bupati, karena Kabupaten Bungo adalah tempat strategis, diapit oleh sembilan kabupaten/kota,” ujar UAS.
Ia pun mendoakan agar UMMUBA terus memberi manfaat bagi umat dan bangsa.
“Sehingga adik-adik dari sembilan kabupaten/kota di sekitar Muara Bungo tidak perlu jauh-jauh lagi kuliah ke Kota Jambi,” pungkasnya. (red)















