SumberNews, Bangko – Sebagai respons atas maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia, Bupati Merangin H M Syukur menginisiasi Deklarasi Damai untuk Negeri, yang berlangsung pada Selasa, (2/9) di Auditorium Rumah Dinas Bupati.
Deklarasi ini bertujuan untuk menjaga situasi aman dan kondusif di Kabupaten Merangin. Simbol komitmen ditandai dengan penandatanganan spanduk putih oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, adat, masyarakat, organisasi pemuda, dan mahasiswa.
Tokoh-tokoh penting yang menandatangani deklarasi antara lain Bupati Merangin H M Syukur, Pj Sekda Zulhifni, Ketua DPRD M Rivaldi, Kapolres AKBP Kiki Firmansyah, Kajari Bintang Latinusa Yusvantare, Ketua Pengadilan Negeri Bangko Acep Sopian Sauri, Perwakilan TNI, BIN, tokoh agama dan adat, serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan seperti GP Anshor, HMI, PMII, dan KNPI.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga objektivitas dalam melihat persoalan bangsa, Tidak mudah terpancing isu-isu provokatif, menyampaikan aspirasi secara damai melalui dialog dan diskusi, bukan aksi anarkis, menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan hoaks.
Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga persatuan dan stabilitas sosial, serta menjauhi tindakan yang merugikan ketentraman dan ekonomi daerah.
Acara ditutup dengan pembacaan ikrar bersama, sebagai bentuk komitmen untuk menolak segala bentuk anarkisme dan menjaga keamanan Merangin. (*)















