APBD Bungo Digelontorkan, Proyek Strategis Mulai Berjalan – Masyarakat Harapkan Dukungan Bagi Ekonomi Lokal Semakin Menggeliat

Penampakan udara kota Muara Bungo. (foto:ist)

SumberNews, Bungo – Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bungo telah resmi digelontorkan oleh pemerintah. Tentunya berbagai proyek strategis pembangunan mulai memasuki tahap pelaksanaan, tampak tercatat melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mulai dari proses lelang/tender hingga mekanisme pengadaan langsung.

Dimulainya berbagai kegiatan proyek pembangunan ini disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Bungo. Mereka menilai proyek-proyek tersebut akan membentuk wajah baru Kabupaten Bungo ke depan, sekaligus menjadi harapan untuk mendorong kemajuan wilayah. Namun, di balik antusiasme tersebut, tersampaikan pula harapan agar kiranya proyek pembangunan ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Masyarakat berpendapat manfaat ekonomi akan terasa maksimal apabila pelaksana dan penyedia jasa pekerjaan lebih mengutamakan tenaga dan usaha lokal. Hal ini sejalan dengan himbauan yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan sosialisasi pengadaan barang dan jasa. Menurut KPK, pemberian kesempatan kepada penyedia lokal memiliki banyak kelebihan: lebih mudah dalam pengawasan pelaksanaan, lebih memahami kondisi medan dan karakteristik wilayah, serta menjadi sarana guna mendorong pertumbuhan dan daya saing pelaku usaha yang ada di daerah sendiri tentunya.

Secara prinsip ekonomi, pertumbuhan daerah akan tercapai jika didukung oleh kekuatan ekonomi lokal. Ketika pekerjaan dikerjakan oleh pihak dalam daerah sendiri, maka aliran dana dari anggaran pembangunan akan berputar dan dimanfaatkan kembali di lingkungan masyarakat Bungo. Uang yang diperoleh dari proyek akan dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari, bahan baku, hingga jasa yang tersedia di wilayah ini, sehingga dampaknya meluas, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat roda perekonomian secara berkelanjutan khususnya di Kabupaten Bungo.

Dengan demikian, diharapkan seluruh rangkaian pembangunan yang dikerjakan oleh pelaku usaha lokal yang sedang berjalan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang baik, tetapi sekaligus menjadi penggerak utama untuk kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi Khususnya Kabupaten Bungo di masa mendatang dan terus berkesenambungan.

Salah satu pelaku usaha lokal di Kabupaten Bungo yang enggan disebutkan namanya mengharapkan mereka lebih diutamakan dalam pengerjaan proyek pembangunan tersebut. “kami berharap selaku pelaku  usaha lokal ini menjadi prioritas untuk menjadi pelaku pengerjaan proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Bungo,” tutupnya. (***)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY