Batang Jujuhan Meluap, Akses Antar Dusun di Jujuhan Lumpuh Total

Oplus_16908288

SumberNews, Bungo — Tingginya curah hujan yang terjadi sejak Senin (29/12) hingga Selasa (30/12) menyebabkan Sungai Batang Asam dan Sungai Jujuhan di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir meluap. Ketinggian debit air dilaporkan meningkat hingga 2 meter, bahkan di beberapa titik mencapai 3 meter.

Akibat luapan Sungai Jujuhan, sebanyak 20 rumah warga di Dusun Pulau Jelamu terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 1 meter. Luapan banjir juga menggenangi jalan kabupaten, sehingga akses antar dusun lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain di Pulau Jelamu, banjir juga melanda Kampung Pangean Ujung Tanjung. Beberapa rumah warga dilaporkan terendam akibat luapan Sungai Pangean.

Hingga saat ini, warga Dusun Pulau Jelamu, Baru Balai Panjang, dan Tanjung Belit belum dapat beraktivitas ke luar wilayah karena jalan kabupaten di Pulau Jelamu masih digenangi air banjir Sungai Jujuhan.

Babinsa Pos Koramil Jujuhan, Sertu Afrizal, mengatakan banjir mulai memasuki permukiman warga pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

“Debit air sudah mulai masuk ke pemukiman. Kami bersama warga mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. Saat ini sebanyak 20 rumah warga RT 04 Pulau Jelamu terendam, namun kondisi air sudah mulai menyusut,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini akses transportasi masih lumpuh total. “Alternatif jalur bisa melalui jalan KM 44 via Talang Silungko, atau jalan pinggir, namun kondisinya licin dan berisiko,” tambahnya.

Sementara itu, Tomrizal, warga Pulau Jelamu, menyampaikan bahwa warga sangat membutuhkan bantuan bahan makanan.

“Kami sangat membutuhkan bantuan sembako karena warga terdampak tidak bisa memasak akibat rumah terendam banjir. Harapan kami ada bantuan dari berbagai pihak,” tutup Tomrizal. (azh)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY