SUMBERNEWS, BUNGO – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Bungo H Hasan mengaku prihatin dengan maraknya hiburan malam di Kota Muara Bungo.
Kepada Bungotv (media patner SumberNews.id) meminta agar hiburan yang tidak berizin untuk tidak melakukan kegiatan.
“betul-betul sudah mulai marak, jadi kami menghimbau untuk yang melakukan hiburan malam tersebut agar tidak melakukan kegiatan selain daripada yang diberi izin,” ungkapnya, Senin (07/08).
Hal tersebut menanggapi dengan kehadiran Pegasus yang saat ini berpolemik dan sejumlah tempat hiburan yang tidak memiliki izin lengkap.
Selanjutnya H Hasan mengharapkan kepada masyarakat supaya dapat mengawasi anak-anak dan remaja jangan sampai ikut-ikutan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan adat.
“harapan kami karena Bungo ini kota beradab, adat berbicara di samping itu akibat dari pada perbuatan maksiat tersebut, ini bisa menghancurkan masa depan generasi muda kita dan juga merusak nama baik Kabupaten bungo,” ungkapnya.
Menurutnya permasalahan saat ini jangan diserahkan kepada satu pihak. “kita harus kerjasama, tidak ada masalah yang tidak diselesaikan kalau betul-betul kita kerja sama, berat sama kita pikul, ringan sama-sama kita jinjing, ini solusinya,” tambahnya.
“Kemudian yang tidak kalah penting kita harus peduli bungo ini milik kita, kita harus mempunyai rasa isme rasa memiliki jangan kita membiarkan, oh ini bukan urusan saya, ini urusan kita bersama maju mundur aman tertibnya bungo ini sangat tergantung kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait,” pungkasnya. (red)














