SUMBERNEWS, BATANGHARI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batanghari mengungkapkan ada 2 (dua) titik daerah yang berpotensi menimbulkan konflik, yakni kecamatan Bajubang dan kecamatan Maro Sebo Ulu. Dua daerah tersebut juga mengacu kepada indeks kerawanan pilkada 2020 lalu.
Hal ini dikatakan Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Bawaslu Batanghari, Iskandar. “kedepannya akan ada data terbaru menjelang pemilu dan pilkada 2024,” ujarnya, Selasa (06/09/2022).
Ia menyebut dua kecamatan yang potensi kerawanan cukup tinggi itu ada point pertimbangannya. “dimana luas wilayah disana sangat luas terkhusus di kecamatan Bajubang yang berbatasan dengan tiga kabupaten yakni Sarolangun, Muaro Jambi dan Musi Banyu Asin Provinsi Sumatera Selatan, dengan luas wilayah tentu akan berpengaruh terhadap jumlah mata pilih yang juga cukup banyak,” jelasnya.
Selain itu ungkap Iskandar jarak antar Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga berjauhan dan ada beberapa TPS yang lokasinya berada di wilayah perbatasan kabupaten. “sebelumnya ada satu wilayah yaitu Tanjung Mandiri dulu pernah terjadi penolakan pendirian TPS di lokasi ini,” pungkasnya. (cr04)















