SUMBERNEWS, BATANGHARI – Kasus penyakit mulut dan kuku (pmk) pada hewan ternak dalam beberapa minggu terakhir di Batanghari tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Saat satuan petugas PMK turun kelapangan beberapa hari yang lalu, namun kembali menemukan penambahan kasus yang cukup tinggi. Dimana dari data terakhir ada 40 ekor hewan yang kembali terserang virus tersebut.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Tuanku Hafiq mengatakan bahwa sebelumnya penyebaran PMK di Batanghari terbilang sempat bertahan di angka 621 ekor dalam dua minggu lalu. Â ” tetapi dalam satu minggu pemeriksaan yang dilakukan hingga saat ini, masih banyak ditemukan puluhan ekor hewan yang terserang PMK, sehingga total kasus keseluruhan sudah mencapai 661 ekor,” katanya.
Dimana penambahan tersebut paling banyak terjadi pada 23 September lalu, dalam sehari ada 25 ekor hewan ternak jenis kerbau terdeteksi PMK. “tepatnya di wilayah Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi,” tambahnya.















