SUMBERNEWS, BUNGO – Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Bungo selaku OPD teknis dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bungo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Kecamatan Batin III Ulu, Selasa (16/05/2023).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Bungo H Mashuri SP ME didampingi Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Apriyanto S.Pd selaku Ketua TPPS Kabupaten Bungo. Dihadiri kepala Dinas Sosial P2KB P3A Bungo dra Novalia Eka Putri. Bupati bersama TPPS Kabupaten Bungo mengadakan pertemuan dengan pihak kecamatan dan dusun.
Bupati mengatakan angka stunting di Kabupaten Bungo terus turun dari tahun ke tahun, dimana pada tahun 2020-2021 angka stunting berada diangka 22 %. Sementara di tahun 2022-2023 angka stunting turun dan hanya tinggal 15 %.
Dalam monev ini pula, Bupati H Mashuri mengatakan terdapat 21 anak di Kecamatan Batin III Ulu mengalami stunting.
Hasil monitoring terhadap anak anak tersebut, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan anak-anak mengalami stunting salah satunya faktor ekonomi keluarga yang tidak mampu.
“Ini ada lebih kurang 21 orang anak kita yang stunting, tadi sudah kita lihat sebagian kita kumpulkan dan langsung kita lihat ke rumah rumah masyaraat dari inventarisir kita, kita dapat melihat gambaran bahwa sebagian besar anak kita yang stunting ini itu akibat kekurangan ekonomi orang tuanya, tapi sebagian ada juga anak kita yang stunting sementara eknomi orang tuanya cukup,” katanya.
Selanjutnya setelah didata anak anak yang mengalami stunting kemudian diberikan bantuan berupa makanan tambahan seperti ikan sega, telur ayam dan susu. “
“ada beberapa yang kita lakukan, kita memberikan makanan tambahan bagi anak-anak kita, kita membantu ikan segar kemudian juga telur ayam, susu,” ungkapnya.
Dengan pemberian makanan tambahan ini, Bupati H Mashuri berharap dapat menambah asupan gizi yang cukup bagi anak-anak tersebut.
“dengan pemberian makanan tambahan ini, memberikan asupan gizi bagi anak-anak,” tutupnya. (red)















