Semua Jadi Lokus, TP3S Bungo Titikberatkan Pencegahan Stunting di Tahun 2025

Semua Jadi Lokus, TP3S Bungo Titikberatkan Pencegahan Stunting di Tahun 2025

SUMBERNEWS, BUNGO – Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Bungo menggelar rapat koordinasi dan rapat persiapan sosialisasi pengisian Aksi Bangda pada Selasa (20/05). Rapat berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Bungo dan dipimpin langsung oleh Sekretaris TP3S Ardani, serta dihadiri oleh lintas sektor, termasuk camat, koordinator KB, dan IPKB.

Dalam sambutannya, Ardani menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program penanganan stunting dari tingkat kabupaten hingga ke dusun. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk menyusun strategi serta kebijakan program kerja yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Tujuan utama rapat ini adalah mengoordinasikan semua upaya pencegahan dan penurunan stunting. Kita ingin semua pihak dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga dusun bergerak bersama dengan arah yang jelas,” ujar Ardani.

Rakor TP3S Bungo dan Persiapan Pengisian Aksi Bangda

Tahun ini, berdasarkan strategi nasional, terjadi perubahan nomenklatur dari TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) menjadi TP3S (Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting). Perubahan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan menjadi fokus utama dalam penanganan stunting ke depan.

“Ada poin pencegahan yang kini dititikberatkan dalam TP3S. Kalau dulu ada penetapan lokus, sekarang semua kecamatan dan dusun di Kabupaten Bungo menjadi lokus pencegahan dan penurunan stunting,” jelas Ardani.

Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), angka stunting di Kabupaten Bungo sudah mengalami penurunan signifikan, yakni menjadi 13,7 persen pada tahun 2023. TP3S menargetkan tren positif ini terus berlanjut hingga akhir 2025.

Sementara itu, perwakilan dari Bappeda Kabupaten Bungo, Yunardi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program penanganan stunting.

“Yang terpenting adalah konvergensi. Artinya, semua tim harus bekerja secara solid, memahami peran masing-masing, dan bergerak bersama menuju tujuan yang sama,” katanya.

Dengan perubahan strategi dan semangat kolaborasi, TP3S Kabupaten Bungo optimis dapat menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas kesehatan generasi masa depan. (red)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY