PLN Sukses Energize Tower Darurat, Pasokan Listrik di Merangin dan Sungai Penuh Kembali Normal

SUMBERNEWS – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) berhasil memulihkan pasokan listrik di wilayah Merangin, Kerinci, dan Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Pemulihan ini dilakukan melalui pembangunan dan pengoperasian tower darurat Emergency Restoration System (ERS) yang resmi beroperasi pada Jumat (23/5) pukul 07.33 WIB.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat PLN dalam mengatasi gangguan pada jaringan transmisi 150 kV Bangko–Merangin yang sempat menyebabkan terganggunya suplai listrik di wilayah tersebut.

General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat dan solid yang ditunjukkan seluruh tim di lapangan, termasuk tim dari Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 3, Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Jambi, dan unit-unit terkait lainnya.

“Alhamdulillah, tower darurat telah berhasil kami energize pagi ini. Ini merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik, terutama saat menghadapi situasi darurat. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari sinergi lintas sektor yang mendukung percepatan pemulihan,” ujar Hendro.

Pembangunan ERS menjadi solusi cepat guna memulihkan jalur transmisi yang terdampak, sekaligus menjamin kontinuitas layanan kepada masyarakat dan sektor publik lainnya. Upaya ini dilakukan secara intensif dengan kerja 24 jam penuh di medan lapangan yang menantang.

Dengan berhasilnya proses energize ini, layanan kelistrikan di Kabupaten Merangin, Kabupaten Kerinci, dan Kota Sungai Penuh kini telah kembali pulih dan normal. PLN juga memastikan pemantauan dan evaluasi sistem akan terus dilakukan guna menjaga kestabilan serta keandalan jaringan transmisi pasca-pemulihan.

Pemulihan cepat yang dilakukan PLN ini menegaskan kesiapsiagaan korporasi dalam menghadapi gangguan sistem kelistrikan, serta menjadi bukti konkret komitmen PLN dalam menjaga layanan publik agar tetap andal dan berkelanjutan. (*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY