
SUMBERNEWS, PEKANBARU — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh proyek strategis nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Safety Patrol yang digelar di proyek pembangunan jaringan transmisi 150 kV KID – Pakning (Lot 1), Riau, Rabu (25/6).
Kegiatan ini bertujuan memastikan implementasi standar K3 berjalan optimal di lapangan, sekaligus menjadi forum evaluasi dan pembinaan berkelanjutan terhadap seluruh pelaku proyek. Safety Patrol merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan di seluruh Unit Pelaksana Proyek (UPP) di bawah UIP Sumbagteng, yakni UPP Sumbagteng 1 (Riau), UPP Sumbagteng 2 (Sumatera Barat), dan UPP Sumbagteng 3 (Jambi).
Turut hadir dalam kegiatan ini Tim K3L dan Keamanan dari UIP Sumbagteng, Team Leader K3L dan Keamanan dari masing-masing UPP, serta vendor pelaksana proyek yang turut berperan aktif dalam proses peninjauan langsung di lapangan, pengecekan dokumen, serta dialog terkait identifikasi potensi risiko.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menegaskan pentingnya budaya keselamatan dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Proyek TL 150 kV KID – Pakning merupakan salah satu infrastruktur strategis untuk memperkuat sistem transmisi listrik di wilayah Riau dan sekitarnya. Karena itu, keselamatan kerja adalah prioritas utama. Tidak ada yang lebih penting dari nyawa manusia. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh mitra kerja, termasuk vendor, menjalankan standar K3 secara disiplin dan konsisten,” ungkap Hendro.
Senada, Manager K3L dan Keamanan PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, Budi Warman, menyampaikan bahwa Safety Patrol juga merupakan wujud komunikasi aktif dan kepedulian terhadap pekerja di lapangan.
“Kami tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen dan alat pelindung diri, tapi juga berbicara langsung dengan para pekerja dan pengawas. Hal ini penting agar potensi risiko bisa dideteksi lebih awal dan segera ditindaklanjuti melalui tindakan preventif,” jelasnya.
PLN UIP Sumbagteng menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proyek pembangunan infrastruktur kelistrikan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip zero accident, serta memastikan keberlanjutan dan keamanan di seluruh tahapan pekerjaan. Kehadiran seluruh pihak—baik internal PLN maupun vendor pelaksana—menjadi kunci sinergi dalam mewujudkan sistem ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.














