SumberNews, Bungo – Penutupan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-2 Kabupaten Bungo di Kecamatan Tanah Sepenggal digelar ditengah guyuran hujan, Kamis (11/09) malam. Hujan turun setelah Dewan Hakim mengumumkan pemenang pada setiap cabang lomba.
Bahkan, Bupati Bungo H Dedy Putra pun tak sempat menyampaikan pidato dipodium yang telah disiapkan panitia, karena hujan disertai angin yang cukup kencang.

Tak hanya itu, pasukan pengibar bendera (paskibra) terpaksa melaksanakan tugas ditengah guyuran hujan. Mereka dengan mantap melangkah tegap menyelesaikan misi dengan penuh tanggung jawab. Prosesi cukup mengharukan, bendera STQ turun dengan sempurna.
Camat Tanah Sepenggal Haris dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena banyak kekurangan. Mulai dari insiden tenda kafilah yang roboh sebelum acara pembukaan, hingga kondisi arena STQ yang becek akibat diguyur hujan. Namun begitu antusias masyarakat tak surut menyaksikan perhelatan Akbar sekali setahun ini.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami menyampaikan permohonan kepada peserta dan semua pihak,” ujarnya.
Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan selamat kepada para kafilah yang berhasil keluar sebagai juara. Bupati mengajak agar momentum ini menjadikan kita lebih dekat dengan Alquran.
Untuk diketahui pada STQ ke-2, Kafilah Kecamatan Jujuhan menjadi juara umum, disusul Kecamatan Pasar Muara Bungo diperingakat ke dua, dan kecamatan Tanah Sepenggal sebagai tuan rumah berada di peringkat ketiga. (red)















