SUMBERNEWS, JAKARTA – Masalah kemacetan di Jambi, akibat truk batu bara hingga kini masih menjadi permasalah serius. Tak hanya itu, masalah ini bahkan sudah sampai ke tingkat nasional. Komisi V DPR RI dan instansi terkait seperti Dirjen Bina Marga Kementerian PU, juga mulai membahas ini. Mereka tak terima, jika truk batu bara di Jambi ini terus-terusan melintasi dan merusak jalan nasional.
Bahkan beberapa anggota Komisi V DPR RI, berharap agar pemerintah pusat tak menganggarkan bantuan untuk perbaikan jalan nasional di Jambi, sepanjang jalan khusus belum dibangun.
Gubernur Jambi Al Haris, bukan tak bergerak untuk menyelesaikan masalah ini. Berbagai pertemuan bersama stakeholder, telah dilakukan untuk membahas masalah ini.
Terbaru, Gubernur Jambi menggelar pertemuan khusus di Jakarta, Selasa 7 Februari 2023 malam. Pertemuan ini membahas pembangunan jalan khusus batu bara di Jambi.
Al Haris mengundang tiga perusahaan batu bara, yang membangun jalan khusus batu bara tersebut. Tiga perusahaan itu adalah PT Putra Bulian Properti, PT Intitirta Primasakti, dan PT Sinar Anugrah Sukses.
Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Mercure, Kemayoran itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pada tiga perusahaan itu, untuk fokus dan segera menyelesaikan jalan khusus batubara.
Gubernur Jambi Al Haris tak sendirian. Dia didampingi para pembantunya. Sebut saja Karo Ekonomi Johansyah; Asisten 1 Apani; Kadis PUPR M Fauzi; Kabag Hukum Ali Zaini.
Kemudian unsur Forkopimda yang hadir, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono.
Malam ini kata Al Haris dalam pertemuan itu, dia memanggil tiga pengusaha yang sudah menyatakan siap membangun jalan khusus batu bara.
“Kemudian kita melihat progres sejauh mana mereka bekerja dan meneruskan apa yang sudah menjadi kesepakatan awal dahulu dengan ketiga perusahaan ini,” ujar Al Haris.
Menurut dia, progres pembangunan jalan khusus batu bara tersebut sudah dimulai. “Alhamdulillah mereka sudah mulai bekerja,” kata dia.
Pihaknya kata Gubernur Jambi, akan terus memantau perkembangan pembangunan jalan khusus batu bara ini.
“Kalau ada kendala kita akan siap membantu mereka jika diperlukan,” lanjut Al Haris.
Kepada para pengusaha batu bara tersebut, Al Haris mendesak untuk mempercepat pengerjaan jalan khusus batu bara.
Sehingga angkutan batu bara dapat menggunakan jalan tersebut dan tidak melintasi jalan umum lagi.
Kapoda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono juga mengingatkan kepada perusahaan untuk mempercepat progres pengerjaan jalan, supaya tidak terjadi konflik di masyarakat.
“Progres pembangunan jalan harus lebih cepat karena akan bersinggungan dengan masyarakat. Jika tidak kita jaga, maka dikhawatirkan terjadi konflik, sehingga harapan masyarakat jalan khusus batu bara ini segera terealisasi,” kata Rusdi. *















