Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Nelayan , PLN Optimasikan Cold Storage Berbasis Listrik untuk Nelayan

SUMBERNEWS, PASAMAN BARAT — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menghadirkan program Optimalisasi Cold Storage Berbasis Listrik di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Aia Bangih, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif PLN dalam program Electrifying Marine yang bertujuan untuk mendorong pemanfaatan energi listrik secara optimal di sektor kelautan dan perikanan. Cold storage yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal, kini dioptimalkan dengan sistem kelistrikan yang andal dan efisien untuk mendukung aktivitas pasca-tangkap para nelayan.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung ketahanan energi dan pangan melalui pemanfaatan energi bersih dan terjangkau.

“Program ini tidak hanya menjadi solusi dalam menjaga kualitas hasil tangkapan laut, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi nelayan. Dengan cold storage berbasis listrik, nelayan dapat menyimpan ikan lebih lama, menjaga mutu, dan meningkatkan daya tawar harga,” ujar Hendro.

Asisten Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng, Anggraeny Glory Roito Purba, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemberian alat, tetapi bagian dari strategi keberlanjutan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat pesisir.

“Ini bukan hanya soal bantuan alat pendingin, tapi bagaimana PLN hadir mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir. Dengan cold storage yang memadai, nelayan bisa lebih mandiri secara ekonomi dan tidak tergantung pada tengkulak. Ini langkah kecil, tapi berdampak besar,” ujarnya.

“Dengan program ini, kami ingin memastikan bahwa hasil jerih payah para nelayan tidak terbuang sia-sia hanya karena keterbatasan penyimpanan. Cold storage yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap pendapatan dan kesejahteraan mereka,” tambah Glory saat menyerahkan bantuan secara simbolis di lokasi.

Ketua Nelayan Air Bangis, H. Darnil, turut menyampaikan apresiasinya atas perhatian PLN kepada nelayan setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas perhatian dan bantuan ini. Freezer dan lemari es ini sangat kami butuhkan sejak lama. Sekarang, ikan hasil tangkapan bisa lebih awet, kualitasnya tetap bagus, dan harganya juga bisa lebih tinggi. Ini sangat membantu penghidupan nelayan di sini,” ungkapnya.

Melalui dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal, cold storage ini mampu menampung hasil laut hingga beberapa ton, memperpanjang umur simpan ikan dan produk laut lainnya. Dampaknya, hasil tangkapan tidak perlu lagi dijual secara tergesa-gesa, sehingga harga jual menjadi lebih stabil dan menguntungkan nelayan.

Dengan optimalisasi cold storage berbasis listrik ini, PLN tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga harapan baru bagi kehidupan masyarakat pesisir yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. (*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY