SUMBERNEWS, PEKANBARU — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah kepulauan melalui pelaksanaan kegiatan peninjauan lapangan di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektor guna menentukan titik landing point serta rencana jalur marine survey untuk pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLTT) 150 kV yang menghubungkan daratan ke Kepulauan Meranti.
Rapat koordinasi ini diadakan di Pekanbaru dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kementerian Pertahanan, serta jajaran manajemen PLN UIP Sumbagteng.
SKLTT 150 kV dari Landing Point arah Selat Panjang hingga ke Landing Point Selat Panjang dirancang untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan, sebagai bagian dari strategi de-dieselisasi atau pengurangan ketergantungan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Diesel. Proyek ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan energi yang bersih, merata, dan berkelanjutan di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Arif Widianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
“Kami mendukung sepenuhnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bertujuan untuk melistriki wilayah kepulauan, sehingga masyarakat dapat menikmati akses listrik yang andal. PLN diharapkan segera melakukan koordinasi perizinan dengan kementerian dan lembaga terkait, serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pesisir dan pengguna ruang laut lainnya,” ujarnya.

Manajer Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Sumbagteng, Eriko Putra, juga mengapresiasi sinergi antar instansi dalam mendukung kelancaran proyek ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian dan lembaga yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Semoga proyek ini dapat berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadirkan layanan listrik yang merata dan andal di wilayah kepulauan,” tuturnya.
General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menyatakan bahwa pembangunan SKLTT ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan pemerataan energi di seluruh wilayah Indonesia.
“Pembangunan SKLTT 150 kV menuju Selat Panjang merupakan upaya konkret PLN dalam mendukung agenda transisi energi, mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbasis BBM, dan memastikan keandalan pasokan listrik yang setara antara daratan dan kepulauan. Kami berharap sinergi lintas sektor ini terus terjaga sehingga tahapan proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai harapan bersama,” ungkapnya.
Melalui proyek ini, PLN berkomitmen tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan masyarakat kepulauan akan akses listrik yang layak, berkelanjutan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)















