SumberNews, Muara Bungo – Intensitas hujan yang tinggi membuat sungai Leban dan Sungai Apung meluap dan menyebabkan banjir di Dusun Leban, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo. Banjir terjadi Senin (12/01) pagi. Kondisi ini membuat situasi darurat di daerah tersebut. Ketinggian air mencapai sedada orang dewasa, sehingga membuat warga kesulitan melakukan aktivitas.
“Kami tidak bisa keluar rumah, airnya sudah mencapai dada,” ungkap salah satu warga setempat.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo, terdapat sedikitnya 450 warga yang terdampak. Kepala BPBD Bungo, Zainadi menyatakan bahwa warga terdampak saat ini sudah dievakuasi ke posko pengungsian dan lokasi yang lebih aman.
“dusun Leban sendiri menjadi wilayah yang paling rentan, karena posisinya yang berada di dataran rendah dan di sepanjang aliran sungai,” ungkap Zainadi dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin.
Untuk mempercepat proses evakuasi sejumlah perahu karet telah diterjunkan ke lokasi. Akses transportasi menuju lokasi bencana hingga kini masih lumpuh. Hal ini disebabkan oleh genangan air yang menutup badan jalan.
Pemerintah daerah melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan tanah longsor. Merujuk data BMKG, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Februari mendatang. (okt)















