Ardianto Koban Penembakan Masih Terbaring Lemah di Rumah Sakit

SUMBERNEWS, MERANGIN – Peristiwa tragis yang terjadi di kawasan desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau (12/12) hingga saat ini masih menyisakan luka yang mendalam bagi Ardianto dan keluarga besarnya. Korban hingga saat ini masih terbaring lemah di salah satu rumah sakit di Jambi.

Peristiwa tragis yang terjadi di desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau (12/12), dimana Ardianto (34), salah seorang warga Desa Muara Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin ditembak dengan senjata api (Senpi), disaat korban sedang menjalankan (Rolling) alat berat jenis eksavator, dari desa Sungai Pinang arah ke desa Ngaol.

Akibat peristiwa tersebut, korban terpaksa dilarikan kerumah Sakit Umum Bangko guna mendapatkan perawatan dari tim medis. Namun karena peluru yang ditembakkan ketubuh korban mengenai pada bagian tubuh yang sangat pital dan tiga peluru tersebut masih bersarang ditubuh korban, maka korban harus segera dilarikan ke salah satu rumah sakit di kota Jambi, untuk ditamgani secara khusus.

Hingga hampir dua minggu setelah peristiwa tersebut terjadi, korban masih terbaring lemah dan masih harus dirawat oleh tim medis, hal ini seperti yang diungkapkan oleh SC salah seorang keluarga korban saat ditanya oleh awak media, melalui sambungan Ponsel pada Minggu (25/12/2022).

“Korban saat hingga saat ini blum bisa pulang kerumah ndo, dio masih harus damasih dirawat di rumah sakit Jambi Ndo,” ungkap SC.

Tidak hanya itu saja, yang lebih menyedihkan lagi, ternyata ginjal korban terimbas oleh penembakan tersebut.

“Korban harus dioperasi untuk yang kedua kalinya Ndo, korban saat ini buang air kecilpun harus menggunakan selang, karena ginjal korban agak terkena Ndo,” tambah SC lagi.

Aksi Penembakan tersebut mengakibatkan korban harus menderita luka tembak dan dirawat secara intensif, SC sangat mengharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkapkan dan menangkap pelaku.

“Kami dari pihak keluarga sangat dan sangat mengutuk atas kebrutalan pelaku, untuk itu kami sangat mengharap kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku, karena perbuatan pelaku sudah sangat brutal dan sangat biadap. Orang seperti ini harus diberi pembelajaran, agar dikemudian hari idak ada lagi orang lain yang akan menjadi korban penembakan seperti keluarga saya ini,”tutup SC dengan nada dan wajah penuh duka namun penuh harap, agar pelaku segera ditangkap. (bas)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY