
Glory menyampaikan bahwa program Desa Berdaya Lubuk Bigau yang bekerja sama dengan Yayasan Hutanriau ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen PLN UIP Sumbagteng dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam menjalankan bisnis penyediaan energi primer, PLN akan selalu mengedepankan Environmental, Social and Governance (ESG) dan konsisten melaksanakan Sustainable Developement Goals atau SDGs.
“Melalui program Desa Berdaya Energi ini PLN UIP Sumbagteng berharap dapat ikut meningkatkan transaksi kegiatan pariwisata, menjaga kualitas lingkungan hidup, mengoptimalisasi pertanian yakni pengolahan gambir dan serai wangi serta turut berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan masyarakat”. Ungkap Glory.
Sementara itu, Risman selaku PJ Kepala Desa Lubuk Bigau mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Sumbagteng yang telah memilih Lubuk Bigau sebagai Desa Berdaya PLN.
“Desa kami terlalu jauh ke dalam, jauh dari jangkauan pemerintah daerah dan provinsi. Kami selaku pemerintah desa, tokoh masyarakat serta pemuda siap bahu membahu untuk mensukseskan program ini. Harapan kami kedepannya, semoga program ini terus berlanjut hingga desa kami bisa menjadi desa pariwisata dan mandiri secara ekonomi serta dikenal oleh dunia luar”.
“Bantuan perangkat komputer yang diberikan oleh PLN nantinya akan digunakan oleh anak-anak sebagai sarana belajar mengajar, serta Camera Trap nanti akan kami gunakan untuk memantau hewan liar untuk tracking jalan sehingga nanti para wisatawan yang datang berkunjung akan merasa aman dan terhindar dari ganggunan hewan”. Jelas Risman.
Lebih lanjut Risman menyampaikan, “Lubuk Bigau ini memiliki puluhan air terjun, bahkan yang tertinggi di Riau ada di desa kami yaitu air terjuan Batang Kapas yang memiliki ketinggian 165 meter, namun kurangnya sarana, prasarana, informasi dan susahnya akses membuat desa kami sulit di kenal dan dijangkau” Tutup Risman. (*)














